Kementerian Sosial masih belum optimal merealisasikan anggaran
sesuai Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2011, karena tidak semua
komponen dibelanjakan tepat waktu dan sesuai rencana.
Sampai 7
Desember 2011 realisasi anggaran Kemensos hanya mencapai 81,06 persen, lebih
rendah dari capaian realisasi per 31 Desember 2010 yaitu 91,78 persen, katai
Mensos Salim Segaf Al Jufrie pada arahannya di depan jajaran pejabat Kemensos
pada penyerahan DIPA 2012.
Mensos
mengaku belum puas dengan pola pengeluaran anggaran yang menumpuk pada triwulan
akhir dan minta pejabat di lingkungan Kemensos segera melakukan perbaikan.
“Perlu
diingat pertanggungjawaban pelaksanaan program dan kegiatan harus akuntabel dan
transparan. Ke depan diharapkan pola ini berubah sesuai dengan karakteristik
masalah,” katanya.
Di 2012
anggaran Kemensos sebesar Rp4.570.608.187.000. Kebijakan dalam penganggaran
Kemensos 2012 didasarkan pada skala prioritas nasional, prioritas bidang dan
prioritas Kementerian yang ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP)
Kemensos Tahun 2012.
Menurut
Mensos, penyerahan DIPA 2012 sekaligus penyerahan Surat Keputusan Mensos
tentang pejabat pengelolaan perbendaharaan Kemensos 2012. Penyerahan SK Mensos
sebagai perangkat pelaksanaan DIPA 2012 secara serentak dimaksudkan agar
seluruh kegiatan dapat dimulai sejak awal tahun anggaran dan dapat diselesaikan
sesuai jadwal waktu yang telah ditentukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar