Peredaran narkoba di masyarakat
kian memprihatinkan. Bahkan, penyebarannya sudah merambah ke sekolah dengan
dikemas dalam bentuk permen. Modus
seperti ini memang bukan hal baru. Sebab, beberapa tahun lalu juga sempat dikabarkan
adanya senyawa narkotika di dalam cairan bolpoin beraroma.
Sampai saat ini belum diketahui motif para pelaku, entah hanya
motif ekonomi atau sengaja hendak merusak generasi muda negeri ini. Yang jelas,
permen – permen ini sudah mulai beredar di sekolah wilayah Kebon Jeruk, Jakarta
Barat. Informasi tersebut dengan cepat juga beredar melalui broadcast message
di kalangan pengguna Blackberry.
Sebelumnya, sedikitnya lima murid TK Sekar Bangsa, Pondok Labu,
Jakarta Selatan, Senin (9/6) pagi, mendadak teler setelah secara tak sengaja mengonsumsi
‘permen coklat‘ yang diduga
mengandung ‘Happy Five’ atau narkoba berjenis psikotropika. Kelima bocah itu
dirawat di RS Fatmawati untuk mendapatkan pertolongan.
Kasus ini semula diduga sebagai keracunan
biasa. Namun, keterangan dari dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS
Fatmawati, dr Ugi Sugiri didampingi Rista Malau, manajer RS, sungguh
mengejutkan. Ugi menjelaskan dari hasil pemeriksaan laboratorium, kelima murid
TK tersebut mengomsumsi makanan yang mengandung zat adiktif jenis obat
penenang. “Untuk jenis dan mereknya saya kurang hafal, yang jelas mengandung
amphetamin,” katanya.
Menurut keterangan yang diperoleh dari empat murid TK, Noval,
Valerian Andri, Rusli, dan Ardian, sekitar pukul 09.30 WIB atau pada saat
sekolah sedang istirahat, diberi permen oleh rekan sekelasnya, Rida. Kepada teman-temannya, Rida mengaku
permen coklat tersebut dibawa dari rumah atas pemberian orang tuanya, Sri
Sumarniah.
Kelimanya kemudian mengonsumsi ‘permen coklat’ ini bersama-sama. Namun,
selang 30 menit kemudian, mereka terlihat berjalan sempoyongan hingga membuat
para guru kelabakan. “Mereka langsung dibawa ke UKS, tapi kondisinya tidak
membaik juga. Akhirnya kami bawa ke rumah sakit,” jelas Yana, salah seorang
guru TK Sekar Bangsa yang berlokasi di Jalan Bangau itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar