Jumat, 06 Januari 2012

Penjualan Sepeda Motor Naik 10 Persen


”Selama 2011, total penjualan mencapai 8,2 juta unit. Tahun ini, saya perkirakan penjualan sekitar 9 juta unit,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), Gunadi Sindhuwinata, ketika dihubungi .
Ia mengaku meningkatnya penjualan sepeda motor ini, terkait dengan ritme pertumbuhan ekonomi tahun 2012 yang diproyeksikan bisa mencapai 6,5 persen.
Selain faktor pertumbuhan ekonomi, menurutnya, juga karena adanya dukungan finansial dari lembaga keuangan. Ditambah lagi adanya kebijakan Bank Indonesia (BI) sudah menurunkan suku bunga (BI rate) dari 6,5 persen menjadi 6 persen.
Dengan diturunkannya BI rate ini, sebagian pihak khawatir penjualan sepeda motor bakal semakin booming (meledak). Sehingga kemacetan lalulintas bakal semakin parah. ”Kami mengerti terhadap kekhawatiran seperti itu,”
Namun, ia mengungkapkan ledakan penjualan ’kuda besi kaki dua ’ ini terjadi secara alamiah. Selama belum ada transportasi yang layak, nyaman dan murah untuk masyarakat, ledakan penjualan sepeda motor sulit dielakkan.
”Kalau pemerintah sudah menyiapkan transportasi yang layak, nyaman dan murah, saya kira orang dengan sendirinya akan beralih ke angkutan umum,”
Selama ini, ia mengaku sektor otomotif memberi sumbangan cukup lumayan. Di atas 29 persen terhadap perekonomian nasional. ”Urutan kedua, setelah sektor makanan dan minuman,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Gunadi, sektor otomotif juga banyak menyerap tenaga kerja. ”Dari mulai komponen, pabrik mobil hingga pemasaran, banyak sekali menampung tenaga kerja,”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar