Suku Dinas
Pertamanan Jakarta Utara sudah menyiapkan anggaran memangkas pohon yang
kondisinya dinilai berbahaya sepanjang tahun 2012. Ini dilakukan dalam mencegah
terjadinya pohon tumbang saat hujan dan angin kencang.
“Pemangkasan
pohon-pohon ini bermanfaat mengurangi tahanan angin, sehingga tak mudah
tumbang,” kata Kepala Seksi Jalur Hijau Suku Dinas Pertamanan Jakarta Utara,
Isdiantoro, Jumat (6/1).
Pemangkasan,
itu akan dilakukan terutama pada pohon di jalan-jalan utama yang apabila
tumbang rawan akan menimbulkan kemacetan dan banyak dilalui pengendara baik
roda dua dan empat. Selain itu dirinya juga meminta masyarakat untuk melaporkan
adanya pohon yang rawan tumbang di lingkungannya masing-masing agar tidak
sampai menimbulkan kerusakan atau korban jiwa.
Diakui
Isdiantoro akibat hujan deras disertai angin kencang Kamis (5/1) sekitar pukul
14.00 hingga 16.00 kemarin, setidaknya ada 22 pohon tumbang di wilayah Jakarta
Utara.
Tak ada
korban bukan berarti tak ada kesulitan akibat tumbangnya pohon-pohon tersebut.
Pasalnya, dari 22 pohon yang tumbang tersebut, 10 diantaranya berada di jalan
utama sehingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang.
Kesepuluh
lokasi pohon tumbang tersebut yakni di Jalan Cakung Cilincing (2 pohon), Jalan
Sunter Agung (2 pohon), Jalan Perintis Kemerdekaan (1 pohon), di depan SMP 207
Tanjung Priok (1 pohon), Jalan Yos Sudarso (1 pohon), Jalan Danau Sunter Barat
(1 pohon), di belakang kantor pos Kebon Bawang (1 pohon), dan Jalan Gaya Motor
Sungai Bambu (1 pohon).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar